Pendidikan Nilai: Definisi
Nilai Menurut Beberapa Tokoh
(Agus
Prasetyo, PKn FKIP UMS)
Manusia
hidup dalam sistem nilai secara integral. Mulai dari nilai alamiah,
sosial-kultural, sampai pada nilai kebangsaan seperti wawasan nasional,
nusantara dan konstitusional. Secara teoritis makna nilai sesungguhnya terpadu
sebagai integritas kesadaran dan pengamalan oleh manusia untuk sesama manusia
dengan keyakinan dapat dipertanggungjawabkan secara sosial budaya (horizontal)
dan vertikal kehadapan Sang Pencipta.
Nilai dalam
bahasa Inggris adalah value. Nilai masuk dalam bidang kajian filsafat,
yaitu filsafat nilai. Istilah nilai dalam bidang filsafat dipakai untuk
menunjukan kata benda yang abstrak, yang artinya worlh (keberhargaan)
atau goodness (kebaikan). Nilai sendiri memiliki banyak arti bagi
beberapa tokoh. Diantaranya adalah sebagaimana uraian berikut ini:
1. Menurut
Ralp Perry: “Value as any object of any interest”. Maknanya adalah bahwa
nilai sebagai suatu objek dari suatu minat individu.
2. John
Dewey menyatakan: “…..value is any object of social interest”. Maknanya
adalah bahwa sesuatu bernilai apabila disukai dan dibenarkan oleh sekelompok
manusia (sosial). Dalam hal ini Dewey mengutamakan kesepakatan sosial
(masyarakat, antar manusia, termasuk negara).
3. Kupperman
mendefinisikan nilai adalah patokan normatif yang memperngaruhi manusia dalam
menentukan pilihannya di antara cara-cara tindakan alternatif.
4. Gordon
Allport mendefinisikan nilai adalah keyakinan yang membuat seseorang bertindak
atas dasar pilihannya.
5. Hans
Jonas berpendapat bahwa nilai adalah alamat sebuah kata “Ya”.
6. Kluckhohn
berpendapat bahwa nilai adalah konsepsi dari apa yang diinginkan, yang
memperngaruhi pilihan terhadap cara, tujuan antara dan tujuan akhir tindakan.
7. Mulyana
mengatakan bahwa nilai adalah rujukan dan keyakinan dalam menentukan pilihan.
8. Menurut
Purwodarminto, nilai dapat diartikan dalam 5 hal. Lima hal itu adalah: harga
dalam taksiran, harga sesuatu, angka kepandaian, kadar/mutu dan sifat-sifat
yang penting.
Dari
penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa nilai adalah sesuatu yang
penting, baik dan berharga. Dalam nilai terkandung sesuatu yang ideal, harapan
yang dicita-citakan untuk kebajikan. Menilai berarti menimbang, suatu kegiatan
menghubungkan sesuatu dengan yang lain dan kemudian mengambil keputusan.
Sesuatu dianggap punya nilai jika sesuatu itu dianggap penting, baik dan
berharga bagi kehidupan umat manusia. Baik ditinjau dari segi religius,
politik, hukum, moral, etika, estetika, ekonomi dan sosial budaya.

mantab mba e :D
BalasHapus